Minggu, 09 Januari 2011

Misi NASA Mengirim Astronot ke Planet Mars Untuk Hidup Selamanya Di Sana

NASA merencanakan misi yang sangat berani yaitu mengirim sebuah pesawat ruang angkasa berawak dalam perjalanan “pergi tanpa pulang” (one-way trip – perjalanan satu arah) dan menetap secara permanen di planet-planet lain.

Gagasan ambisius ini dikenal dengan nama Hundred Years Starship dan akan mengirim para astronot untuk menjajah planet luar angkasa seperti planet Mars dan perlu kita ketahui bahwa mereka tidak akan pernah bisa pulang.

Direktur NASA Ames, Pete Worden, mengungkapkan bahwa salah satu pusat penelitian NASA, Ames Research Centre, telah menerima dana 1 Juta Pounsterling untuk mulai bekerja pada proyek tersebut. Tim peneliti juga menerima tambahan dana sebesar $ 100.000 dari NASA.

Worden dalam percakapan panjang di sebuah acara di San Fransisco mengatakan, “Kami juga berharap untuk membujuk beberapa milyarder untuk membentuk sebuah yayasan Hundred Years Starship.” Kata Worden. “Program antariksa manusia sekarang benar-benar bertujuan untuk menetap di dunia lain,” dia menambahkan.


Worden mengatakan ia telah membahas harga potensial untuk perjalanan satu arah ke Mars dengan salah satu pendiri Google, Larry Page, bahwa misi tersebut dapat dilakukan dengan dana sebesar $ 10 miliar.

“Jawaban dia (Larry) adalah, ‘Bisakah diturunkan menjadi $ 1 atau $ 2milliar?” jadi sekarang kami mulai mendapat sedikit argumen di atas harga,” lanjut Worden.


Worden juga menyatakan, teknologi baru seperti biologi sintetis dan perubahan genom manusia bisa dieksplorasi di depan misi. Dalam misi tersebut, astronot pertama-tama akan mengunjungi bulan Mars, dimana para ilmuwan dapat melakukan eksplorasi telerobotika secara ekstensif. Dia juga menyatakan bahwa manusia akan menghuni bulan-bulan Mars tahun 2030 nanti.

Kabarnya, penelitian baru menemukan bahwa misi perjalanan manusia satu arah atau perjalanan pergi tanpa pulang ke Mars secara teknologi layak dan akan menjadi pilihan yang lebih murah daripada membawa astronot kembali ke bumi.

Seperti yang dimuat dalam Journal of Cosmology, ilmuwan Dirk Schulze-Makuch dan Paul Davies, mengatakan mereka akan mengirim empat astronot sukarelawan pada misi pertama yang secara permanen menjajah Mars.

Namun dalam misi ini, perjalanan manusia satu arah ke Mars tidak akan dilakukan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan seperti dalam program Apollo, tetapi langkah pertama dalam membangun kehadiran manusia menetap di planet tersebut.

Para astronot akan dikirimkan bahan-bahan yang diperlukan dari Bumi secara teratur tetapi mereka diharapkan bisa hidup mandiri di permukaan planet merah itu sesegera mungkin.


Namun demikian, untuk mencapai hal itu akan memerlukan tidak hanya kerja sama internasional, tapi kembali pada semangat eksplorasi dan etos pengambilan resiko, seperti yang dilakukan oleh Columbus sampai Amundsen. Mereka mengakui bahwa misi itu akan dilakukan dengan ‘pertimbangan etis’, dengan persepsi masyarakat umum yang menyatakan bahwa para pionir Mars tersebut dikorbankan dan nasib mereka ditinggalkan.


Tapi mereka berpendapat, penduduk pertama planet Mars akan pergi dengan penuh semangat, sama halnya dengan orang kulit putih pertama yang bermukim di Amerika Utara – bepergian ke negeri yang jauh meski tahu mereka tidak akan pernah kembali ke rumah.


Membandingkan dengan beberapa perintis kenamaan, mereka berkata: “Penjelajah seperti Columbus, Frobisher, Scott dan Amundsen, walaupun mereka tidak memulai perjalanan dengan maksud tinggal di tempat tujuan, namun mereka mengambil risiko pribadi yang besar untuk mengeksplorasi lahan baru, yang kita tahu bahwa ada kemungkinan yang signifikan mereka akan binasa dalam usaha ini.”

Matahari Julurkan Lidah Api Terbesar

http://image.tempointeraktif.com/?id=53072&width=274



New York - Matahari meletuskan lidah api atau solar flare sejak akhir pekan lalu. Lidah api itu mengeluarkan ledakan energi sinar X. Ledakan ini diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari mendatang. "Ini paling besar dalam beberapa tahun terakhir," ujar astronom Space.com, Joe Rao, Selasa (9/11).

Lidah api merupakan ledakan besar yang terjadi di atmosfer matahari dengan energi 6 x 10 pangkat 25 joule. Ledakan itu setara dengan seperenam energi yang dihasilkan matahari dalam satu detik.

Ahad (7/11) pukul 03.36 WIB, lidah api terjadi di sebuah titik matahari yang berkode 1121. Ledakan itu berkategori M 5,4, termasuk tipe ledakan terbesar.

Namun dari arah pandang Bumi ledakan itu terjadi di "tepi piring" sang Surya. "Sehingga awan partikel yang dilontarkan tidak mencapai Bumi," kata Rao.

Seiring rotasi matahari, titik 1121 bisa berada di "tengah", menghadap ke Bumi sekitar 12 atau 13 November. Menurutnya, jika letusan kelas M kembali terjadi, warga Bumi bisa menyaksikan pemandangan indah. "Berupa sinar utara (northern lights) yang akan mencapai Bumi satu atau dua hari kemudian," ujarnya. Dia memprediksi lidah api ini tidak membahayakan.

Menurut situs spaceweather.com, radiasi lidah api menimbulkan gelombang ion di lapisan luar atmosfer, dan dapat mengganggu gelombang radio frekuensi rendah.

Lidah api yang lebih besar diprediksi mampu menghancurkan satelit, membahayakan astronot yang berada di luar angkasa, dan mengganggu sistem pembangkit listrik di Bumi. Badan Antariksa Amerika Serikat NASA sedang mengembangkan proyek Perisai Matahari atau Solar Shield, untuk memberi peringatan dini akan badai matahari, istilah lain bagi lidah api.(TempoInteraktif.com)

Analisa Alien dan UFO

Berbicara masalah “siapa di balik UFO” tentunya kita akan membicarakan apa yang dinamakan “alien”. Alien jelas merupakan makhluk asing dan non human. Banyak pertanyaan yang diajukan tentang masalah alien (UFO) ini, misalnya:

  1. Dari manakah datangnya mereka?
  2. Ada alien jenis apa saja?
  3. Apakah mereka itu baik atau buruk?
  4. Mengapa mereka sering menculik manusia?
  5. Apa tujuan mereka terhadap manusia?
  6. Adakah kaitan alien dengan sejarah manusia?
  7. Bagaimana para nabi menubuatkan masalah alien ini?
  8. Adakah hubungan alien (UFO) dengan nubuat tentang akhir jaman?

Membahas soal UFO atau alien ini tidak mudah. Mengapa sulit? Karena obyek/subyek yang diteliti tidaklah ada di depan kita dan kita tidak bisa memintanya datang sesuka kita. Laporan-laporan penampakan UFO atau perjumpaan manusia dengan alien, juga masih sering diragukan. Bahkan peristiwa jatuhnya UFO di Roswell tahun 1947 di mana ada 4 alien (2 mati, 1 lari kemudian ditembak oleh seorang tentara yang tegang, dan satu lagi sekarat dan akhirnya mati di rumah sakit) yang di autopsi oleh pihak militer (AU) AS. Namun semuanya itu ditutupi dan dianggap tidak ada. Laporan resmi dari pihak pemerintah hanyalah sebuah balon percobaan AS yang bernama Skyhook. Tapi masyarakat umum tidak mudah begitu saja percaya dan kemudian lahirlah teori “alien conspiracy”.
Indonesia termasuk cukup sering dilewati UFO, banyak laporan yang terdata dan ada juga kasus orang Indonesia yang diculik UFO. Namun tentu saja kembali ke pertanyaan, apakah itu semua bisa dipercaya? Laporan memang bisa dikarang, foto memang bisa direkayasa, bukti apapun bisa dibuat. Bagi orang yang percaya, sedikit bukti sudah cukup. Bagi orang yang skeptik, dia butuh bukti yang benar-benar ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan. Bagi orang yang fanatik anti, bukti sebagai manapun banyaknya tak akan mengubah sikapnya.
Dari kesulitan yang ada, nampaknya mempelajari UFO banyak kendalanya. Tak ada satupun buku yang bisa dianggap ilmiah dan telah diuji kebenarannya. Di sisi lain, belum ada satu pihak pemimpin agama yang menyatakan pendapatnya tentang UFO/alien. Walau tahun 1979 pihak PBB pernah membahas secara serius masalah UFO, namun hal itu tidak mempunyai kelanjutan yang serius. Dunia lebih sibuk dengan peperangan, masalah politik, penyakit dan krisis ekonomi,
ketimbang mempelajari tamu yang datang ke dunia kita ini…

Dengan kendala sumber-sumber data untuk mempelajari UFO/alien ini, maka dalam mempelajari keberadaan UFO di masa lalu, peneliti UFO menggunakan referensi dari kitab-kitab kuno, prasasti, hieroglyph, termasuk juga kitab-kitab suci. Salah satu peneliti yang terkenal adalah Erich von Däniken. Teori Däniken adalah nenek moyang kita dulunya pernah didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa yang dianggap dewa oleh manusia.
Masalahnya, menggunakan data-data yang bersumber dari kitab-kitab kuno, mitologi dan juga kitab suci, tidak akan bisa diterima oleh kalangan yang spektis. Namun, saya ingin mengajukan berbagai data yang telah saya kumpulkan, baik berupa cerita dari pengalaman seseorang yang melihat UFO atau alien, maupun dari berbagai informasi lain, termasuk kitab-kitab suci.
Saya akan coba jawab satu per satu pertanyaan tentang alien.
Dari manakah datangnya mereka?

Di sini saya selalu menuliskan makhluk UFO sebagai “alien” bukan “ET atau ETI”. Mengapa? Karena ET merupakan kependekan dari Extra Terrestrial Inteligence, yaitu makhluk cerdas dari luar bumi. Dengan memakai istilah alien”, saya tidak menutup kemungkinan bahwa mereka datang dari bumi atau dimensi lain.
Beberapa kemungkinan jawaban atas pertanyaan di atas adalah:
a. Dari luar angkasa
b. Dari masa depan
c. Dari bumi
d. Dari dimensi lain
a. Mungkinkah mereka dari luar angkasa?
Perkiraan bahwa alien berasal dari luar angkasa sangat mungkin sekali, tapi ada beberapa keanehan atau kejanggalan bila mereka memang berasal dari luar angkasa. Keanehan itu adalah:
* Radar kita tidak pernah mendeteksi adanya spaceship yang memasuki atmosfir bumi.
* Bintang terdekat dengan tata surya kita adalah Alpha Centauri, yang berjarak 4.3 tahun cahaya. Ini berarti apa yang kita lihat hari ini adalah apa yang terjadi 4.3 tahun yang lalu. Terbang dengan kecepatan cahaya masih merupakan fiksi ilmiah. Untuk suatu perjalanan yang cukup cepat bagi UFO akan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai bumi.
* Yang aneh adalah, meski ada ribuan saksi yang menyatakan pernah melihat UFO setiap tahun, namun tidak ada gambaran UFO yang persis sama. Tentunya sangat sulit untuk dibayangkan bila mereka dari luar angkasa dengan membawa sedemikian banyaknya jenis pesawat yang berbeda-beda dan berjalan zig-zag di angkasa setiap hari.
* Fenomena UFO dalam terbang sering tidak mengikuti hukum gravitasi dan aerodinamika, bukankah kalau mereka benar-benar dari angkasa luar, hukum-hukum fisika itu tetap berlaku buat mereka?
* Tidak ada BUKTI nyata bahwa mereka berasal dari planet tertentu.
* Beberapa orang yang berhubungan (kontak) dengan alien, sering kali mendapat pelajaran tentang spiritualitas, filosofi, peringatan tentang bahaya nuklir, dll. Apakah alien yang datang dari jarak yang jauh itu datang ke bumi hanya untuk mengajari manusia filsafat?
Memang ada juga yang tetap yakin bahwa mereka datang dari luar angkasa dengan teknologi yang sedemikian majunya yang belum terbayangkan oleh pikiran manusia.
b. Mungkinkah mereka dari masa depan?
Apakah UFO semacam mesin waktu dari masa depan? Orang yang percaya bahwa
mesin waktu bisa (mungkin) dibuat akan bisa menerima kemungkinan akan teori
ini. Tapi saya mengabaikan teori ini karena pertimbangan:
  • Beberapa laporan yang pernah melihat alien menyatakan bahwa kebanyakan bentuk mereka bukan manusia (human) dan terkadang aneh atau mengerikan.
  • Interfensi makhluk dari masa depan bisa menimbulkan teori “paralel universe”. Kalau mereka benar dari masa depan, maka saat ini tentunya mereka belum ada. Namun kalau mereka datang dari masa depan dan muncul saat ini, berarti itu merupakan suatu hal yang “unik” dan “menakjubkan”.
  • Kalau mereka memang dari masa depan, untuk apa mereka melakukan penculikan terhadap manusia (alien abduction)?
c. Mungkinkah mereka dari bumi?
Jika kemungkinan mereka dari bumi, tentunya harus dipertanyakan juga, yaitu:
  1. apakah buatan manusia?
  2. apakah buatan non human yang jenis spesiesnya belum kita ketahui sampai saat ini?
Kemungkinan bahwa UFO itu buatan manusia meragukan bila melihat fakta:
  • Adanya fenomena penculikan manusia oleh UFO.
  • UFO sudah pernah terlihat, jauh sebelum manusia mampu membuat pesawat terbang.
  • Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
Kemungkinan buatan non human yang berasal dari bumi, meragukan bila melihat fakta:
  • Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
  • Di manakah mereka berada? (Ini memang bisa dijawab: di dasar laut, di daerah kutub yang tidak dihuni manusia, di dalam/rongga-rongga bumi)
  • Mengapa ada masa kosong, di mana dulu pada jaman purbakala dikatakan alien sering hilir mudik di antara manusia, dan baru kini mulai aktif lagi?
d. Mungkinkah mereka dari dimensi lain?
Tentunya bila ketiga kemungkinan di atas diabaikan karena adanya sanggahan
atau pemikiran yang meragukan, maka pilihan terakhir adalah yang keempat,
yaitu: Mungkinkah mereka dari dimensi lain?
Teori tentang alien dari dimensi lain cukup banyak dianut oleh kalangan ufologi (tidak semua). Beberapa data yang mendukung adalah:
  • Menjelaskan fenomena UFO muncul dan menghilang secara tiba-tiba.
  • Tidak mengikuti hukum-hukum fisika dalam dimensi manusia.
  • Adanya kontak secara telepati atau melalui mimpi dengan beberapa orang yang merasa menjalin komunikasi (kontak) dengan alien.
  • Sering terjadi kasus alien abduction pada waktu korban tidur.
  • Mereka tidak bisa berinteraksi secara bebas dengan manusia karena berbeda dimensi. Untuk berinteraksi di dimensi manusia, mereka membutuhkan wadah (containers) manusia. Ini menjelaskan teori alien abduction dan pembuatan hybrid, di mana terjadi juga proses “soul abduction”.
Bila mereka datang dari dimensi lain, siapakah mereka? Satu-satunya penjelasan dari kitab suci, yakni Al Quran yang menyatakan bahwa di bumi ini selain dihuni oleh manusia, juga dihuni oleh jin yang berada di dimensi lain. Suatu fakta bahwa di Indonesia yang cukup mengenal fenomena jin ini, ternyata memiliki suatu persamaan sifat, yaitu jin suka melakukan penculikan (baik orang dewasa maupun anak-anak), di mana korban sering berada di suatu tempat yang dia tidak mau kembali (karena enak), namun sebagian juga berhasil lari atau berhasil dikeluarkan/dikembalikan oleh bantuan orang lain dengan kuasa Allah.
Apakah jin mempunyai teknologi? Dapatkan keberadaan makhluk cerdas dari dimensi lain yang dinamakan jin ini diterima dengan akal manusia modern? Dan apakah memang fenomena jin ini adalah fenomena UFO yang muncul belakangan ini setelah sekian lama vakum?
Bicara soal jin, mungkin tidak akan lepas dari suatu kemungkinan bahwa ada jin yang baik dan jin yang jahat. Pendapat banyak orang adalah, jin yang baik tidak ingin mencampuri urusan manusia, namun jin yang jahat (setan dengan pemimpinnya Iblis/Lucifer), suka mencampuri urusan manusia dan berusaha menyesatkan manusia. Mungkin ini menjelaskan:
  • Mengapa alien tidak begitu saja menyerang manusia (tembak dan hancurkan) karena tujuan mereka bukan membunuh namun menyesatkan?
  • Kemunculan alien belakangan ini apakah karena mereka memang diberi kesempatan oleh Allah untuk menyesatkan manusia pada hari-hari menjelang akhir jaman?
Dapatkah dipercaya ada dimensi lain?
Mempercayai alien berasal dari planet lain adalah jauh lebih mudah daripada meyakini bahwa mereka berasal dari dimensi lain. Namun keberadaan dimensi lain nampaknya tidak mudah diabaikan begitu saja. Banyak penulis cerita fiksi, baik dari jaman dulu maupun kini, menggunakan tema kehidupan di dimensi lain ini, misalnya:
  • Odyssey (Kisah Perjalanan Ullyses)
  • Sinbad, si pelaut
  • Christmas Carol
  • Alice in the Wonderland
  • Legenda Nyai Loro Kidul
Namun tentu saja, semua itu masih dapat dianggap sebagai suatu cerita. Sejauh ini, beberapa eksperimen ilmiah yang menyangkut masalah dimensi lain adalah:
  • Philadelphia experiment, yaitu percobaan tentang ruang dan waktu.
  • Penelitian terhadap beberapa peristiwa paranormal, seperti NDE (Near Death Experience), OBE (Out of Body Experience) atau Astral Travelling, ESP (Extra Sensory Perception), mimpi, dll.
Fenomena-fenomena yang menyangkut dimensi lain adalah:
  • Keyakinan bahwa manusia mempunyai roh
  • Keyakinan bahwa spirit manusia tetap hidup walau badannya mati
  • Keyakinan adanya inkarnasi dan reinkarnasi
  • Manusia mempunyai “indera keenam”
  • Munculnya makhluk halus, hantu, jin, dll
  • Misteri Segitiga Bermuda.
Penjelasan yang mungkin mendekati ilmiah tentang dimensi lain adalah keberadaan mereka (alien) adalah pada spektrum yang tidak mampu ditangkap oleh indera manusia, misalnya, kemampuan pengelihatan manusia terbatas dan tidak mampu melihat cahaya infra merah dan ultra violet. Demikian pula manusia tidak mampu mendengar suara infrasonic dan ultra sonic. Namun beberapa binatang mempunyai kemampuan spektrum indera yang lebih luas/berbeda dengan manusia, misalnya kelelawar mampu mendengar gelombang ultrasonic, beberapa binatang mampu mengindera kehadiran “makhluk halus”, ada binatang yang mampu mengindera bakal terjadinya gempa bumi, dll.
Manusia juga memiliki indera keenam, namun sayangnya indera ini tidak dikembangkan oleh semua orang. Dengan indera keenam ini, manusia mampu melakukan intuisi dan antisipasi.

R136a1, Bintang Terbesar Sejagat Raya



Sekelompok astronom asal Inggris berhasil mendeteksi sebuah bintang yang paling besar yang pernah dilihat manusia. Bintang raksasa itu memiliki ukuran 265 kali lipat lebih besar dibanding Matahari kita.

http://news.bbcimg.co.uk/media/images/48437000/gif/_48437119_sun_and_star_464.gif

Saking besarnya, bintang itu dapat mengubah teori tentang bagaimana proses lahirnya bintang. Bahkan diperkirakan, saat lahir ia mencapai ukuran 320 kali Matahari.

Sebelum ini, menggunakan model yang digunakan oleh peneliti, diketahui bahwa ukuran maksimal bintang adalah 150 kali lipat dibanding Matahari kita. Apapun yang berukuran di atas itu terlalu sulit untuk terbentuk menjadi bintang.

Namun, dikutip dari BBC, Paul Crowther, astronom asal University of Sheffield, Inggris, setelah mengamati gambar-gambar yang ditangkap oleh Very Large Telescope di Chile dan teleskop ruang angkasa Hubble, menemukan bintang yang melampaui ukuran maksimal itu.

Selain jauh lebih besar dibanding Matahari, R136a1, bintang yang jaraknya 165 ribu tahun cahaya dari Bumi itu juga sama terangnya dengan 10 juta buah Matahari kita.

“Sebagai gambaran, perbandingan cahaya antara bintang ini dengan Matahari di tata surya kita adalah seperti membandingkan sinar Matahari dengan Bulan purnama,” kata Crowther.

Diperkirakan, suhu di permukaan bintang itu mencapai sekitar 50 ribu derajat Celsius, hampir delapan kali lebih panas dibanding Maharari.

Crowther menyebutkan, hal yang lebih penting dari penemuan bintang raksasa itu adalah memberikan keyakinan pada manusia bahwa kemungkinan besar masih ada bintang-bintang sangat raksasa seperti R136a1 di jagat raya.


Sumber :
teknologi.vivanews.com

Ditemukan Fossil Raksasa di Iran

hoax1.jpg

Fosil Makhluk hidup Ultra raksasa yang belum teridentifikasi jenisnya kembali ditemukan, kali ini datang dari Kawasan Jebal Barez.Sebuah wilayah perbukitan tandus dipinggiran Iran.
Laporan datang dari seorang ramaja penggembala domba,yang mengklaim dirinya telah menemukan suatu rentetan bebatuan mirip fosil jasad Makhluk hidup raksasa ditempat dimana ia biasa menggembalakan domba-dombanya.

Sebuah Fosil makhluk hidup berukuran raksasa (atau bahkan mungkin Ultra) yang ditemukan di Kawasan Jebal Barez ini sangatlah mengagumkan.Menurut para peneliti mungkin inilah hewan purba terbesar yang pernah eksis didunia pada masa lalu,ukuran kepalnya saja bisa mencapai panjang 26 meter dengan ketinggian 8 meter!!!,(bayangin dah gedenya kaya apa tuh. Bandingkan dengan ukuran manusia yang nampak di foto sebelah kiri).

Salah seorang Arkeolog yang terlibat dalam penggalian sekaligus penelitian terhadap fosil Jebal Barez tercengang dan tidak menyangka sebelumnya bahwa makhluk ini memang berukuran sangat-sangat besar,bahkan lebih besar daripada seekor Ultrasaurus sekalipun (Jenis Dinosaurus terbesar di Dunia).Dia belum pernah menyaksikan jejeran tulang rusuk hewan purba setinggi itu.Benar-benar tidak bisa dibayangkan Katanya.

Diperkirakan,Fosil tersebut mungkin muncul akibat adanya gempa Bumi yang melanda Iran pada 26 Desember 2003 lalu.Reruntuhan batuan akibat gempa bumi di Jebal Barez talah membuka fosil tersebut, yang selama berjuta-juta tahun terkubur didalam bukit-bukit tandus berbatu.

Namun,Para Arkeolog sendiri menyayangkan terhadap Pemerintahan Iran yang terkesan bergerak lambat dalam menindaklanjuti penggalian.Kesan mereka seperti tidak serius menanggapi penemuan ini,pengiriman tenaga ahli dirasa sangatlah lambat dan kurang….

bares.jpg
bareez2.jpg


sumber :mtamim.wordpress.com

Ditemukan Hewan Pertama Yang Bisa Hidup Tanpa Oksigen, Loricifera

loricifera
Ternyata ada banyak jenis hewan yang masih tersembunyi dan belum ditemukan di dunia ini. Seperti hal yang terjadi baru-baru ini, sekelompok peneliti laut dalam asal Italia dan Denmark menemukan hewan multiseluler yang melangsungkan seluruh hidupnya tanpa menghirup oksigen.
Kelompok peneliti itu menemukan tiga spesies Loricifera (hewan serupa ubur-ubur berukuran panjang kurang dari satu milimeter) di endapan cekungan L’Atalante, sebuah kawasan perairan asin tak beroksigen di kedalaman 3000 meter, dasar laut Mediterrania, atau laut tengah.

Ketika Antonio Pusceddu, peneliti dari Marche Polytechnic University, Italia, dan rekan-rekannya menemukan hewan yang bernama Loricifera tersebut, mereka memperkirakan bahwa hewan itu jatuh ke dasar laut setelah hewan itu mati.

“Kami kira sangatlah tidak mungkin mereka bisa hidup di sana,” kata Pusceddu, seperti dikutip dari Discovermagazine. Akan tetapi, dari uji coba yang dilakukan pada dua ekspedisi berikutnya, diketahui bahwa hewan yang ditemukan itu masih hidup.
Pusceddu menyebutkan, hewan Loricifera tersebut memiliki cara adaptasi yang unik terhadap lingkungan bebas oksigen.

Hewan ini tidak memiliki mitochondria (sel yang mampu mengonversi oksigen menjadi energi seperti yang ada di seluruh sel hewan lainnya). Akan tetapi hewan tersebut menggunakan struktur yang menyerupai hydrogenosom, organ yang menggunakan mikroba untuk menghasilkan energi.

Dengan adanya penemuan tentang hewan yang tidak membutuhkan oksigen maka semakin besr pula kemungkinan adanya kehidupan ditempat lain yang selama ini dianggap tidak mungkin muncul kehidupan karena tidak adanya oksigen.

Need For Speed - Hot Pursuit Full Pc

nih gan ling nya.
donload

untuk lebih jelasnya lagi di sini
 
Klik689 © 2011 Templates | Nanda